Tag Archives: Rukun Tetangga

Kerjabakti bersama Warga RT 13

Pada hari minggu 17 Januari 2010, sekitar 25 orang bapak-bapak warga RT.13 melakukan kerjabakti bersama. Tapi jangan dibayangkan kerjabakti membawa alat-alat kebersihan sambil korek-korek selokan berkotor ria.

“Kami hanya menyusuri lorong-lorong cluster mengajak warga bergabung turun ke jalan. Memang ini kegiatan kerjabakti pertama di RT 13. Alhamdulillah ada banyak warga yang ikutan sehingga kerjabakti ini bisa menjadi ajang untuk lebih saling mengenal antar warga.

Maklum di RT.13 penghuninya masih tergolong barubaru” demikian kata Edy Triono Ketua RT.13. MGP yang sempat meliput kegiatan ini menanyakan kepada 2 orang warga yaitu Ulul dan Reza yang ikutan kerjabakti, apakah kegiatan ini positif atau hanya menambah-nambah pekerjaan, kan sudah bayar iuran bulanan? Ulul mengatakan “sangat positif, ajang kegiatan ini bisa dimanfaatkan untuk lebih mengenal lingkungan dan warga, memang kita sudah membayar iuran, tetapi interaksi sesama warga juga penting untuk membangun kebersamaan”.

Sementara menurut Reza “kesempatan ini bisa mengingatkan warga juga untuk setor iuran bulanan, karena harus diakui pada hari-hari kerja biasanya warga sulit ditemui. Dalam kehidupan bermasyarakat, sekali-sekali perlu kegiatan semacam ini. Mungkin perlu juga diadakan kerjabakti serentak untuk seluruh warga Grand Prima. Lingkungan tempat tinggal yang bersih, indah, hijau akan menambah kenyamanan kita”.

Bapak-bapak warga RT.13 saat “piknik” bersama di komplek rumahnya. Sudah siap bawa golok, tapi tidak ada yang dipotong.

Tinggalkan komentar

Filed under Bidang Kebersihan, Rukun Tetangga

Warga menolak pembangunan kolam di lapangan volley

Pada Agustus 2009 Forgama dan Pengurus RT menerima udangan dari developer untuk Rapat bersama dengan Pemkot Bekasi dan Pengembang. Dalam rapat ini disampaikan oleh Pemkot dan Pengembang bahwa untuk mengatasi banjir, akan dibangun kolam penampungan seluas ± 500 M2 dengan menggunakan tanah fasilitas taman dan lapangan volley di RT.09.

Forgama dan Pengurus RT dengan tegas menyatakan menolak pembuatan kolam tersebut dengan alasan :

  1. Kolam tidak akan mengatasi banjir karena ada banyak hal lain yang menjadi penyebab banjir yang belum dibenahi.
  2. Kolam tidak ada dalam siteplan.
  3. Air kolam akan mati karena tidak ada system drainase sehingga air akan bau, kotor dan jorok.
  4. Perawatan yang tidak murah
  5. Berbahaya bagi anak-anak.

Terhadap penolakan warga, perwakilan dari Pemerintah Kota Bekasi memutuskan untuk menunda pembangunannya dan meminta kepada pengembang agar melakukan perbaikanperbaikan yang menjadi kewajiban pengembang yang dituntut oleh warga.

Hadir dalam rapat, Supriyanto Ketua.RT.07, RAT. Alam/Ketua.RT.09, Khairul Anwar Koord Forgama dan beberapa anggota Forgama yakni Subagyo, Setoadji, Ridwan, Sabdo, Mudjiman, Sutarto dan Giri Waryanto.

Tim Forgama beserta Pengurus RT saat rapat bersama dengan Pengembang dan Pemkot Bekasi membahas tentang pembuatan kolam air di RT.08.

Tinggalkan komentar

Filed under Bidang Pembangunan, Developer, Forgama, Rukun Tetangga

Penataan wilayah Grand Prima Bintara

Pokja 1 yang terdiri dari Sutarto, Hendro Cahyono, Bambang SM, Sabdo, Munawar, Syufri Munir, Joko dan Eddy Triyono telah beberapa kali membicarakan hal yang berkaitan dengan tugas Pokja 1 yaitu mengkaji penataan wilayah.

Forgama bersama Para Pengurus RT pada tanggal 6 Maret 2009 bertemu dengan Ketua RW.03 yang salah satu agendanya adalah menyampaikan perihal rencana penataan wilayah Grand Prima dengan melakukan pemecahan RT.

Ketetapan pemecahan wilayah RT adalah RT.09 dipecah menjadi 6 RT, RT.08 dipecah menjadi 2 RT, sedangkan RT.07 tetap. Pokja 1 juga sudah bertemu dengan Lurah Bintara untuk membicarakan hal yang sama.

Sebagai langkah awal menuju pemecahan RT, Pokja 1 telah memilih beberapa warga untuk memfasilitasi proses pembentukan pengurus RT baru bekerjasama dengan Forgama dan pengurus RT induk.

Untuk setiap wilayah RT yang direncanakan, masing-masing telah ditetapkan 3 orang fasilitor. Pokja 1 telah mengundang para fasilitator tersebut untuk diberitahukan perihal rencana yang akan dilakukan yaitu : (1) agar para fasilitator mentukan langkah-langkah pembentukan RT di wilayah/blok masing-masing; (2) atas mandat dari Pengurus RT yang didukung Forgama, dimohon agar para fasilitator segera mengumpulkan warga di wilayah masing-masing untuk melakukan sosialisasi dan upaya pemilihan Pengurus RT.

Pengurus RT terpilih untuk sementara akan disebut sebagai “pengurus bayangan”. Mengapa disebut pengurus RT bayangan? Karena sesuai dengan edaran pemerintah yang menyebutkan bahwa sebelum pemilu 2009 tidak boleh dilakukan pemecahan RT.

Mungkin anda bertanya, mengapa pemilihan RT tidak dilakukan saja setelah selesai Pemilu? Tidak, karena tidak ada jaminan bahwa Pemilu akan berjalan sesuai jadwal dan segera final, padahal di sisi lain agenda Forgama dalam pengelolaan dan perawatan di komplek Grand Prima harus segera berjalan tanpa harus terpengaruh oleh hiruk-pikuk pemilu mengingat juga bahwa pekerjaan Pengembang di Grand Prima sudah akan segera berakhir.

Secara de facto Pengurus RT “bayangan” sudah bisa bekerja dalam pengorganisasian warga khususnya dalam hal perawatan dan pengelolaan lingkungan masing-masing yang berkoordinasi dengan Forgama sebagai wadah lintas RT.

Secara de jure Pengurus RT bayangan akan diresmikan/disyahkan setelah Pemilu selesai. Sudah pasti, selama masa waktu kepengurusan RT bayangan, segala sesuatu yang berkaitan dengan administrasi kependudukan masih tetap mengikuti kepengurusan RT yang sudah ada selama ini.

Fasilitator Pembentukan RT

Daftar warga yang dimohon berkenan menjadi fasilitator pembentukan/pemilihan pengurus RT baru adalah sebagai berikut :

RT.08      :      (1) Supriyanto (2) Arie Setianto (3) Nanang Pratama

RT.09      :      (1) RAT. Alam (2) Susilo (3) Kumaedy

RT.10      :      (1) Agung Wahono (2) Setoaji (3) Yusi

RT.11      :      (1) Mujiman (2) HarryWinardi (3) Senoaji

RT.12      :      (1) Sutarto (2) Wahyudi (3) Giri Waryanto

RT.13      :      (1) Supriatman (2) Eddy Triyono (3) Bayu

RT.14      :      (1) Munawar (2) Sabdo (3) Eddy Yulianto

RT.15      :      (1) Supriyanto (2) Arie Setianto (3) Puji S.

Prioritas pemecahan RT adalah RT.09, sedangkan RT.08 menyusul setelahnya.

Agenda pembentukan RT

Selama bulan April-Mei 2009 akan dilakukan pertemuan warga pada masing-masing wilayah bakal RT yang baru, yang akan dikoordinir oleh Fasilitator bersama Pokja 1 dan Pengurus RT induk.

Mohon kepada seluruh warga di wilayah terkait agar hadir dalam proses pemilihan RT bayangan tersebut demi dan untuk kepentingan bersama. Peran serta seluruh warga dalam proses pemilihan RT adalah bukti nyata tanggungjawab kita sebagai warga. **

Pemetaan ulang wilayah RT.07, 08, 09

Tinggalkan komentar

Filed under Bidang Sosial & Politik, Rukun Tetangga