Banjir Lokal Di Jalanan Komplek

Hujan deras yang terjadi pada siang hari tanggal 6 April lalu, telah menggenangi jalan komplek padahal hujan tidak terlalu lama. Apa penyebabnya?

Pada malam harinya tim Forgama berkeliling komplek untuk mengetahui titik genangan air dan mencoba mencari penyebabnya. Ditemukan adanya aliran air yang masuk ke rawa-rawa melalui turap yang rusak yang ada di depan sekolahan yang di MGP Edisi 1 turap tersebut pernah dimuat fotonya. Setelah air masuk kerawa-rawa, air “terbendung” oleh tembok batas di blok F, selanjutnya melalui lubang celah di hampir  sepanjang fondasi air menerobos/menyembul masuk menggenangi wilayah Blok F dan selanjutnya berdampak/menggenangi ke blok-blok lain.

Dari pengamatan yang dilakukan, yang paling berperan atas menggenanggnya air adalah gorong-gorong yang tidak berfungsi dengan baik dikarenakan dibeberapa titik 40% nya terisi tanah/lumpur dan juga tingginya air sungai di outlet goronggorong sehingga air yang keluar dari gorong-gorong tertahan.

Perlu dilakukan pengerukan gorong-gorong secara menyeluruh, dari blok F hingga blok A, selain dipikirkan bagaimana mengatasi outlet air yang tertahan oleh air sungai.

Banjir lokal akibat gorong-gorong tertahan sampah.

Tinggalkan komentar

Filed under Bidang Keamanan, Bidang Kebersihan, Forgama

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s