Mencontreng Gaya TPS 44

TPS 44 yang berada di wilayah Grand Prima digunakan untuk warga RT.07, RT.08 dan RT.09 Grand Prima Bintara. TPS ini bukanlah TPS khusus, tetapi sama dengan TPS-TPS lain, hanya kebetulan saja bahwa TPS 44 memang hanya digunakan untuk warga Grand Prima Bintara.

Mujiman Prawiro

Mujiman Prawiro selaku Ketua KPPS sempat didatangi oleh seorang wartawan yang mempertanyakan “apakah ini TPS khusus?”. Memang TPS 44 terkesan beda dengan yang lain. TPS biasanya identik dengan “tenda biru”, tetapi di TPS 44 tidak demikian. TPS 44 berada di dalam gedung ber-AC, tertata dengan rapi dan berada di tepian kolam renang pula. Disana terlihat ada “sesajen” 3 tandan buah pisang yang digantung diperuntukan bagi warga yang hadir dan sajian lainnya.

Menurut Mujiman, TPS 44 terwujud dengan baik berkat kerjasama dengan Forgama. “Pemilu ini memang hajatan negara, tetapi di tingkat pelaksaan seperti di TPS 44 ini, semua yang hadir disini adalah warga Prima yang adalah warga kita satu komplek, oleh karena itu marilah kita secara bersama-sama melakukan hajatan ini dengan baik” demikian sambutan Ketua KPPS pada saat persiapan.

Selanjutnya Mujiman mengatakan “Saya selaku Ketua KPPS, atas nama teman KPPS mengucapkan terima kasih kepada teman-teman Forgama yang telah memberikan dukungan dan membantu penuh demi terselenggaranya pemilu khususnya di TPS 44 ini”.

Dari pengamatan Media ini, warga yang hadir Nampak akrab, rilek, saling mengobrol santai tidak ada sesuatu yang menegangkan, obrolan di isi dengan permasalahan seputar komplek Grand Prima.

Berapa warga memang ada yang komplain karena tidak terdaftar di DPT padahal sudah lama tinggal di komplek ini. Setelah dijelaskan situasi-nya, mereka dapat memahami karena memang DPT bukanlah produk dari para petugas KPPS.

“Tingkat kesadaran warga untuk ikut mencontreng dirasa agak kurang karena hanya sekitar 60% saja warga yang mempergunakan haknya. Mungkin karena libur panjang, ada orang yang lebih memilih liburan dari pada hadir ke TPS, atau mungkin karena terlalu banyak pilihan malah membingungkan ha..ha..” demikian imbuh Mujiman sambil tertawa.

“Banyak banget, gak ada yang kenal, mending milih babe gue…” Demikian kalimat yang tertulis di salah satu kertas suara yang tidak sah yang diketahui saat penghitungan suara yang menyebabkan tertawa seluruh orang yang ada dalam ruangan.

Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 44 (berkalung id card) bekerjasama dengan Forgama berfoto sesaat sebelum makan siang. Dari kiri ke kanan, duduk: Khairul Anwar (Koord. Forgama), Budi Suryono (Ketua RT.07), Priyatno (Sekretaris RT.07), “Ki Dalang” Mujiman Prawiro (Sekretaris RT.09/Ketua PPS), Supriyanto (Ketua RT.08), Anton Wirawan (Bendahara RT.07), Hendro Cahyono (Forgama). Berdiri: Sudiyono (Keamanan Komplek), Giri Waryanto, Supriatman, Eddy Triyono, Ridwan, Eddy Harsono, Bagyo dan Bambang SM (masing-masing dari Forgama) dan Royadi (Keamanan Komplek).

Tinggalkan komentar

Filed under Bidang Sosial & Politik

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s