Forgama Menjadi ”Model” Pengelolaan Perumahan

“Pemerintah Kota Bekasi menghargai dan memberikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif Forum Warga Grand Prima (Forgama) dalam membangun kepedulian warga perumahan dan pengelolaan lingkungan, hal ini patut dijadikan contoh bagi warga perumahan lainnya”, demikian disampaikan ASDA I, mewakili Walikota dalam kesempatan audiensi dengan Pengurus Forgama dan perwakilan warga Grand Prima Bintara pada Selasa, 18 Agustus 2009 di Kantor Walikota Bekasi.

Dalam kesempatan tersebut dibahas beberapa hal yang terkait dengan masalah fasos dan fasum Grand Prima Bintara yang akan diserah terimakan pihak PT. Mitra Bintara Perkasa selaku pengembang kepada Pemerintah Kota Bekasi.

Selain pihak Forgama hadir Mr. Kim selaku Direktur PT.Mitra Bintara Perkasa beserta stafnya, Kepala Dinas terkait, Camat Bekasi Barat dan lurah Bintara. Khairul Anwar, Koordinator Forgama sebagai juru bicara menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kota Bekasi yang telah memberikan perhatian dan apresiasi yang baik kepada Forgama, sekaligus bertindak “cepat tanggap” terhadap masalah warga Grand Prima Bintara, khususnya penyelesaian masalah fasos-fasum.

Terkait dengan masalah penerangan jalan umum ( PJU ) yang mati/ rusak, pihak pemerintah kota menegaskan hal tersebut masih menjadi tanggung jawab PT.Mitra Bintara Perkasa sampai dengan diterbitkankanya Berita Acara Serah Terima Kedua.

Dalam hal pengelolaan fasilitas Sport Club yang kurang memperhatikan aspirasi warga Grand Prima Bintara, pihak ASDA I mengingatkan kepada pihak pengembang untuk lebih memperhatikan kepentingan warga perumahan / konsumen, mengingat keberadaan dan rekomendasi yang diberikan pihak pemerintah kota atas dasar persetujuan warga Grand Prima Bintara. ”Kalau bisa warga perumahan “gratis”, atau setidaknya ada prevelage, jangan disamakan dengan masyarakat umum di luar kompleks”, tegasnya.

Nampak suasana sebelum dan saat rapat antara Forgama, Pengembang dan Jajaran Walikota di kantor Walikota Bekasi membahas Fasos-Fasum perumahan Grand Prima Bintara. Tim Forgama mewakili warga Grand Prima Bintara yaitu Khairul Anwar, Budi Suryono, Eddy Harsono, Supriyanto, Mudjiman Prawiro dan RA. Tamsul Alam.

Lebih lanjut ASDA I menyampaikan rencana pengerukan / normalisasi sungai Cakung ’ samping kompleks’ dalam usaha penanggulangan banjir ,sudah dialokasikan pada (DIPA) tahun 2010.

Adapun penyelesaian pekerjaan perbaikan sebagaimana yang telah disepakati Forgama sesuai dengan hasil kesepakatan tanggal 21 Februari 2009 dengan pihak developer, pihak PT. Mitra Bintara Perkasa berjanji akan menyelesaikan seluruh item paling lambat tanggal 31 Agustus 2009.

Mengingat batas waktu ini telah terlewati dan perbaikan belum tuntas dikerjakan, maka kembali dilakukan negosiasi. Dalam negosiasi ulang, Forgama setuju memberikan kelonggaran sampai dengan tgl. 15 September 2009 dengan mengeluarkan surat untuk kepetingan PT Mitra Bintara Perkasa dan monitoring realisasi kesepakatan tersebut, ditugaskan kepada Camat Bekasi Barat dan Lurah Bintara agar secara pro aktif membantu menyelesaikan sebelum batas waktu yang telah disepakati.**

Tinggalkan komentar

Filed under Forgama

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s