Janji terakhir Pengembang ?

Pada awal tahun 2009, atas desakan dari Forgama dan Para Pengurus RT, Pengembang menjanjikan akan melakukan perbaikan-perbaikan terhadap beberapa fasilitas yang rusak ataupun pekerjaan-pekerjaan lain yang masih menjadi tanggung jawab pengembang. Saat itu ditandatangani sekitar 13 item pekerjaan yang harus dituntaskan oleh Pengembang.

Beberapa bulan setelah itu, pengembang melakukan pekerjaan perbaikan tersebut, dan pada bulan Juli 2009 Forgama beserta Pengurus RT bersama dengan Pengembang melakukan pengecekan hasil kerja Pengembang. Dari pengecekan ini disimpulkan bahwa pekerjaan yang dilakukan oleh Pengembang masih jauh dari tuntas.

Forgama tetap menuntut dituntaskannya pekerjaan yang sudah dijanjikan sendiri oleh Pengembang. Bekali-kali dilakukan pertemuan tetapi berkali-kali pula pekerjaan tidak tuntas dikerjakan.

Pada Desember 2009, karena tidak ada progress dari pengembang, maka Forgama merencanakan untuk melakukan demo ke Pengembang. Forgama telah menulis surat ke Pengembang tentang rencana demo ini dengan tembusan ke Polisi, DPRD dan Walikota.

Atas surat tersebut, pihak Pengembang memohon agar tidak dilakukan demo, tetapi “bicara lagi” untuk solusi terakhir. Setelah beberapa kali pertemuan, akhirnya Kamis, 17

Desember 2009 pukul 00.00 tengah malam, dengan Mr. Kim disepakati bahwa penuntasan pekerjaan akan dilakukan oleh Pengembang dengan jaminan biaya penuntasan pekerjaan di siapkan dimuka oleh Pengembang.

Selanjutnya tanggal 16 Januari 2010 ditandatangani Perjanjian penyelesaian 13 item pekerjaan fasos-fasum yang selama ini belum tuntas dikerjakan.

Yang membedakan dengan perjanjian sebelumnya adalah adanya jaminan pembayaran di muka oleh pihak pengembang yang nilainya sama dengan harga yang disepakati pengembang dengan kontraktor yang akan mengerjakannya. Uang jaminan dipegang oleh Forgama tetapi bukan untuk Forgama, bukan milik Forgama, tetapi milik kontraktor yang akan dibayarkan oleh Forgama sesuai dengan progress pekerjaan.

“Biar nggak mundur dan janji-janji lagi, sudah capek makan janji, RW tinggal memastikan apakah setiap item pekerjaan dikerjakan dengan baik, sesuai spesifikasi dan tepat waktunya. Kalo tidak, tentu saja tidak akan kita bayar.

Warga tolong membantu lihat dan awasi yang sedang ngerjain, apalagi yang deket dengan rumahnye…karena setelah perjanjian ini tidak ada ruang untuk komplain lagi “ demikian kata Khairul Anwar Koord. Forgama saat itu..

Nilai pekerjaan yang telah menjadi kesepakatan pengembang dengan kontraktor adalah sebesar Rp.60.000.000, walaupun nilai sebenarnya untuk menuntaskan pekerjaan jauh diatas jumlah itu. Rp. 60 juta diduga adalah “harga pertemanan” pengembang dengan kontraktor yang diduga ada kompensasi tertentu yang diberikan oleh pengembang kepada kontraktor.

Dari sekian item pekerjaan yang akan dikerjakan oleh kontraktor ada 2 item yang menarik yakni : (1) pembuatan Pos Utama yang akan memisahkan area bisnis dengan hunian dan (2) pembuatan taman di gerbang utama dan penanaman pohon palem jenis ekor tupai di sepanjang taman pagar depan rukan.

Selain itu akan dikerjakan juga perbaikan aspal yang rusak, paving blok dan kestin di cluster A&B, perbaikan pagar di cluster B, saluran kabel telpon/listrik (SKTL) cluster A, pemasangan CCTV, pembuatan crossing pada gorong-gorong di Blok C4 /D1, pembuatan pintu air di Blok E, perbaikan pagar di blok E, perbaikan PJU, dll.

PR Lain

Satu ’pekerjaan rumah’ yang belum ada titik temu dan masih dalam proses ”negosiasi” yaitu gedung sport club, kolam renang dan lapangan tennis.

Sedang dirumuskan, bagaimana sebaiknya pengelolaan Fasos ke depannya agar warga bisa lebih merasakan manfaatnya. ”Bukankah fasilitas ini ada karena kita? Akankah kita diam dan menerima apa adanya jika fasilitas tersebut rusak tak terpelihara? Fasilitas social merupakan bagian dari kewajiban pengembang untuk menyediakannya dan sejatinya adalah hak warga, milik warga bersama” demikian kata tokoh warga Grand Prima. ***

Tinggalkan komentar

Filed under Bidang Pembangunan, Developer, Forgama

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s