Grand Prima Bintara menjadi RW 16

“Komplek Grand Prima Bintara sudah bisa membentuk RW sendiri karena sudah memenuhi aturan yang ada, bahkan bisa menjadi 2 RW, tetapi sebaiknya satu komplek ini 1 RW saja”, demikian disampaikan oleh Camat Bekasi Barat saat memberikan sambutan dalam acara Pengukuhan Pengurus RT baru pada 14 November 2009.

Pada pertengahan Februari 2010, Camat memberikan arahan agar sebelum bulan Maret 2010 Grand Prima Bintara sudah menjadi RW tersendiri dengan pertimbangan Maret 2010 adalah hari ulang tahun Kota Bekasi, dimana Jajaran Pemerintahan Kota Bekasi akan disibukan dengan berbagai kegiatan ulang tahun.

Dengan arahan tersebut, akhirnya pada 21 Februari 2010 dilakukan pemilihan Ketua RW. Dari 3 calon yang ada, Khairul Anwar calon dengan nomor urut 2 terpilih sebagai Ketua RW dan secara resmi/legal telah ditetapkan melalui SK Camat Bekasi Barat No.100/SK/02/KC.BB/II/2010, tgl. 25/2/2010 yang sekaligus menetapkan Grand Prima menjadi RW ke 16 di Kelurahan Bintara. Pengukuhan RW baru dan Ketua RW baru telah dilakukan pada tgl. 5 Maret 2010.

Ketua RW terpilih foto bersama perwakilan Instansi terkait, Panitia Pemilihan dan beberapa Ketua RT. Depan dari kiri: RAT Alam/Ketua RT.09, Hendro C/Panitia, Toti/calon 1, Maman Suparman/Kasi.Pemerintahan Kec. Bekasi Barat, Khairul Anwar/calon 2/ terpilih,Erna/Kasie.Pemerintahan Kel. Bintara, Bambang SM/calon 3/panitia, Sutarto/Ketua Panitia/Ketua RT.12. Belakang: Mudjiman/Ketua RT.11, Setoadji/Ketua RT.10, Eddy Triono/Ketua RT.13, Sabdo K/Panitia/Ketua RT.14, Munawar/Panitia, Budi Suryono/Ketua RT.07, Syufri Munir/Panitia.

Pemecahan RT/RW baru memiliki konsekwensi administrasi yang perlu dipahami oleh para warga, diantaranya adalah perubahan KTP, KK dan kaitan lainnya.

Bagi yang sudah ber KTP Grand Prima Bintara, sekilas memang akan repot karena harus berganti KTP. Setelah menjadi RW sendiri, urutan nomor RT akan berubah yakni di mulai dari awal lagi yaitu RT.1 s/d RT.9.

Perubahan KTP dan hal-hal lain yang terkait semaksimal mungkin akan difasilitasi oleh RT/RW. Kiranya perubahan ini dapat dipahami oleh warga karena hal ini merupakan konsekwensi logis dari komplek perumahan yang masih berkembang.

Toti, calon nomor urut 1 mengatakan “Sudah bagus, ada data dan perwakilan RT, tapi saran saya untuk pemilihan RW berikutnya agar waktunya tidak terburu-buru, sehingga persiapannya lebih panjang.

Pengalaman saya waktu di Griya Bintara, perwakilan RT ada 10 orang. Untuk kali ini memang waktunya mepet, bisa dimengerti. Saya tidak kecewa, karena bukan untuk menang kalah, tapi saya hanya mencoba, karena memang disini saya warga baru. Saya rasa yang terpilih sudah cocok, tepat karena banyak pengaruh untuk kemajuan Prima”.

Sementara itu Bambang calon nomor urut 3 mengatakan “saya selaku calon merasa bangga dengan proses pemilihan RW ini, karena apa yang selama ini sudah dicanangkan bersama oleh semua Pengurus RT akhirnya sudah dapat telaksana. Siapapun yang terpilih tentunya menjadi komitment bersama agar tercipta lingkungan yang kondusif, aman dan nyaman. Saya sama sekali tidak kecewa, malah bangga karena proses demokrasi berjalan dengan baik.

Mari kita sama-sama mendukung Ketua RW terpilih. Harapan saya, tercipta suasana harmonis lintas RT dan adanya kepengurusan yang solid. Apa yang menjadi visi-misi RW adalah juga menjadi visi-misi RT, begitu juga sebaliknya, sehingga tercipta suasana dan komunikasi yang harmonis, solid dan terjadinya sinergi yang baik dari seluruh kepengurusan RT-RW untuk kepentingan bersama”.

Tinggalkan komentar

Filed under Rukun Warga

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s