Kantor RW Mau Digusur, Warga Demo Pengembang

Tidak terima kantor RW mau digusur, puluhan warga perumahan Grand Prima Bintara (GPB), Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, rame-rame demo ke kantor PT Mitra Bintara Perkasa (MBP), pengembang perumahan mewah dari Tong Yang Grup asal Korea.

Mereka menolak keras rencana “pengusiran” (terhitung Minggu, 20 Juni 2010) yang dilakukan pihak pengembang, terhadap keberadaan Kantor Layanan Terpadu RW 016 (kantor RW) dari gedung Sport Club, yang masih berada di areal perumahan GPB, Jl Baru Terusan I Gusti Ngurah Rai, Bintara.

“Tindakan pengembang bertentangan dengan komitmen dengan warga. Tindakan pengusiran kantor RW ini, menunjukkan sikap arogansi dan ketidakpedulian pengembang kepada kepentingan sosial serta tidak memiliki rasa tanggungjawab kemasyarakatan,” kata Ketua RW 16 Perumahan Grand Prima Bintara, Khairul Anwar kepada Harian Terbit, Minggu petang (20/06).

Sehari sebelumnya (Sabtu 19/6 pagi), Khairul mendampingi puluhan warganya dari 9 RT mendatangi kantor PT Mitra Bintara Perkara (MBP) di areal perumahan mewah tersebut. Mereka sebelumnya sempat ditolak diterima oleh Direktur PT MBP, Mr Kim Ig Soo, warga negara Korea. Namun setelah warga penghuni nekad menerobos masuk, Mr Kim akhirnya tak berdaya, didampingi kuasa hukumnya Paulus Pase dan Deputi Direktur Christine.

Warga berdemo di Kantor Developer

Khairul Anwar (kiri), Ketua RW.16 menyampaikan keluhan warga.

Selain soal pengusiran kantor RW, warga juga menagih janji pengembang yang semula akan memberikan kepada warga hak pengelolaan fasilitas sosial meliputi sport club, gedung pertemuan, kolam renang dan lapangan tenis melalui Koperasi Waega Grand Prima (Kopagama).

Pengembang juga menjajikan kepada warga akan menyelesaikan sisa pekerjaan perbaikan sarana dan prasarana di perumahan tersebut, selambat-lambatnya 1 Juli 2010. Padahal kenyataannya di lokasi hingga kini belum juga dikerjakan. Demikian juga soal pembayaran iuran bulanan bagi rumah yang masih menjadi tanggung jawab pengembang, hingga saat ini sama sekali belum pernah dibayarkan.

“Kami dijanji lagi bertemu Sabtu depan (26/06), membahas berbagai tuntutan penghuni perumahan terkait tanggung jawab pihak pengembang yang belum dipenuhi sampai sekarang,” kata Khairul Anwar, didampingi Paulus Pase, kuasa hukum pengembang usai pertemuan warga dengan Direktur PT MBP, Mr Kim Ig Soo. (Aliem, Harian Terbit)

3 Komentar

Filed under Bidang Sosial & Politik, Rukun Warga

3 responses to “Kantor RW Mau Digusur, Warga Demo Pengembang

  1. Gak nyangka bisa nyambung berita HARIAN TERBIT dgn blog ini, salut buat
    Kang Agis…

  2. saya copy paste ke fb, gak apa2 ya kang?

  3. Gak apa-apa Pak. Alim, terima kasih..

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s