Salah Konstruksi, Reklame Roboh

Akibat hujan deras yang terjadi Sabtu (27/11) lalu, sebuah reklame besar roboh di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Bekasi Barat. Sampai saat ini, reklame yang mengganggu  lalu lintas belum juga dipindahkan petugas.

Reklame rokok yang jatuh tepat di depan Perumahan Grand Prima Bintara tersebut berukuran sekitar 4 x 7 meter persegi. Ketua RW 16 Perumahan Grand Prima Bintara Khairul Anwar menjelaskan, Sabtu sore ketika hujan deras berlangsung, reklame dengan tiang yang terdapat sambungan itu tiba-tiba roboh. Untungnya, pengendara yang melewati jalan itu tidak menimpa reklame roboh itu, padahal kendaraan sering melintas di daerah tersebut.

Reklame berukuran besar di separator jalan yang tumbang di tengah jalan.

“Reklame rokok itu sudah ada sejak satu bulan lalu. Kemarin, nyaris memakan korban. Untungnya orang yang melintas selamat dari robohnya reklame yang cukup besar itu. Soalnya ada sambungan di tiang reklame itu, mungkin pas hujan dan angin besar datang, jadinya roboh,”ujarnya.

Ia menambahkan, meski reklame roboh sudah berlangsung selama dua hari, warga tidak mau untuk memindahkan. Menurutnya, dengan adanya kejadian tersebut, warga merasa pemerintah kurang memperhatikan pelayanan publik dan lebih mementingkan PAD.

“Kita memang belum melaporkan kejadian ini. Seharusnya, kalau memasang reklame diperhatikan juga konstruksinya. Harus aman. Apalagi, adanya di tengah (separator) jalan. Ini kan robohnya tepat didekat jalan rusak yang sudah tidak dilintasi kendaraan, seharusnya pemerintah cepat merespon untuk segera memperbaiki jalan ini. Makanya, kita juga enggan untuk memindahkan reklame, supaya dinas terkait saja yang langsung ke TKP,” tutur Khairul.

Khairul menambahkan, setiap hari kerja Jalan Ngurah Rai selalu macet hingga 3 kilometer. Ia memprediksi, jika reklame tersebut tidak dipindahkan, akan mengundang kemacetan yang lebih parah.

Saat dikonfirmasi mengenai penanganan reklame tersebut, Kepala Dinas Pertamanan dan Penerangan Jalan Umum (DPPJU) Makbullah enggan berkomentar. Bahkan, saat Radar Bekasi menghubungi Hand Phone selulernya, dikatakan salah seorang pria yang mengangkat bahwa HP tersebut milik staf Makbullah.

“Lebih baik besok saja mba, ini bukan HP pak Makbullah. Dia memakai Hp ini saat hari kerja saja. Saya stafnya,”beber pria yang mengaku bernama Acep.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi B, DPRD Kota Bekasi Eliaser Yantji Sunur mengatakan, Dinas terkait harus tanggap dalam pengawasan dan segera memindahkan reklame tersebut. Ia mengimbau agar dinas terkait memperhatikan konstruksi reklame dan diharamkan untuk memasang reklame dengan tiang sambungan.

Sehubungan, dengan reklame yang jatuh di dekat jalan rusak sepanjan 102 meter dan sudah hampir 4 bulan tidak dilintasi kendaraan itu, Yantce mengatakan akan segera berkoordinasi dengan dinas Bina Marga untuk memperbaiki sebelum penutupan tahun.

“Wajar saja kalau warga merasa jenuh dengan pemerintah, dan tidak mau memindahkan reklame yang mengganggu lalu lintas itu. Seharusnya, reklame itu tidak boleh ada sambungannya. Itu membahayakan, dan Dinas DPPJU juga harus segera memindahkan. Terkait jalan rusak itu, APBD untuk Jalan Ngurah Rai sudah keluar, tapi karena defisit, maka ditunda. Tapi, sebelum tutup tahun diusahakan sudah selesai diperbaiki. Selasa saya akan rapat dengan Dinas Bina Marga,” terang Yantce. (cr37)

1 Komentar

Filed under Bidang Perdagangan

One response to “Salah Konstruksi, Reklame Roboh

  1. Warga GPB

    Semoga kejadian ini tidak terulang kembali di kemudian hari …

Berikan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s